38 Tahun Menembus Batas: Citra, Profesor Perempuan Pertama UNDIKMA sekaligus Termuda di NTB

Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd
Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd
banner 325x300
banner 728x250

Dunia pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendadak gempar dan dipenuhi rasa bangga. Kenapa tidak!? Sebuah pencapaian yang tidak main-main baru saja diukir oleh dosen muda, bernama Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd. Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd bukan hanya sekadar meraih gelar akademik tertinggi, tetapi ia melakukannya dengan cara yang spektakuler: Menjadi Profesor perempuan pertama dalam sejarah Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) dan salah satu Guru Besar termuda di NTB di usia yang sangat muda, yakni 38 tahun.

Mendobrak Stereotip “Profesor Harus Senior”

Jika biasanya gelar “Profesor” identik dengan usia matang di atas 50 tahun, Prof. Citra membalikkan logika tersebut. Di usianya yang baru menginjak 38 tahun, ia membuktikan bahwa kecepatan dan kualitas akademik bisa berjalan beriringan.

Keberhasilan ini menjadi buah bibir netizen karena jarang sekali ada akademisi, khususnya perempuan dari NTB, yang mampu mencapai puncak karier fungsional dosen secepat itu. Beliau resmi menyandang gelar Guru Besar dalam bidang kepakaran Pendidikan Kimia.

Sejarah Baru di Kampus UNDIKMA

Nama Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd kini tercatat dengan tinta emas di Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). Menjadi profesor perempuan pertama di kampus tersebut bukan hanya prestasi pribadi, melainkan simbol pecahnya “langit-langit kaca” bagi para akademisi perempuan lainnya di lingkungan kampus tersebut.

“Beliau adalah bukti nyata bahwa dosen muda dari daerah punya daya saing yang luar biasa di tingkat nasional,” ungkap salah satu rekan sejawatnya yang turut bangga.

Rahasia di Balik Usia 38 Tahun: Tentu gelar ini tidak jatuh dari langit. Di balik usia 38 tahun yang terlihat masih sangat muda, ada ribuan jam yang dihabiskan untuk:

 *Menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara nasional maupun internasional.

 * Dedikasi Mengajar: Tetap fokus membimbing mahasiswa di tengah kesibukan riset.

 * Ketangguhan Mental: Menyeimbangkan peran sebagai pendidik, peneliti, dan peran sosial lainnya.

Inspirasi Bagi Generasi Z dan Milenial

Kisah Prof. Citra kini viral sebagai pengingat bagi anak muda di NTB bahwa “Muda adalah Kekuatan”. Beliau menunjukkan bahwa tidak perlu menunggu tua untuk menjadi pakar, dan tidak perlu ragu menjadi pionir meski menjadi perempuan pertama di bidangnya.

 “Usia hanyalah angka, tapi karya adalah nyata. Prof. Citra telah membuktikan bahwa dari NTB, kita bisa mengguncang dunia akademik Indonesia.”

https://hamjahdiha.org/wp-content/uploads/2024/04/Tambahkan-judul-1-768x480.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 728x250